Senin, September 9

Aleph - Paulo Coelho

Diposting oleh Orestilla di 08.06.00 4 komentar


Oke. Buku pertama yang akan kita bahas adalah Aleph, tarikan pena sang legenda Paulo Coelho. Ada beberapa alasan mengapa saya menjadikan buku ini buku perdana yang akan saya angkat di laman istimewa ini, padahal sudah ada beberapa buku Paulo Coelho yang saya lahap sebelumnya. Ya. Sekali lagi saya jatuh cinta pada kata pertama yang ia gunakan. Masih ingat bagaimana jatuhnya cinta saya pada tarian tangan Hamka? Kali ini Paulo melakukan hal yang sama. Haha. Dan kedepannya, tak ada yang tahu, siapa saja yang akan membius saya dengan cinta seperti ini lagi. Kita tunggu saja.

Aleph. Membaca kata ini sedari awal sudah meninggalkan tanda tanya besar. Apa itu aleph? Bukan hal biasa yang sering melintas di pendengaran kita bukan? Baiklah. Mengutip halaman 93 dari buku ini, aleph sendiri berarti titik dimana segala sesuatu berada di tempat serta waktu yang sama. Sedangkan di halaman 125, dalam istilah tekhnis Aleph berarti “bilangan yang mengandung semua bilangan”. Masih bingung? Sama. Saya juga merasakan hal serupa bahkan sampai tangan saya membolak balik halaman dengan 3 digit angka, saya masih belum menemukan kecocokan jiwa dengan hamparan narasi yang ada tepat di depan mata. Bahkan kalau boleh jujur, saya sempat meninggalkannya untuk kemudian berpaling pada novel lain yang tak berstruktur serumit hantaran Paulo. Namun pada akhirnya, cinta pada pandangan pertama memang terlalu sulit untuk dilupakan. Dan jadilah saya mengakhirinya dengan senyum penuh kemenangan setelah berkutat hampir 8 jam hanya untuk 312 halaman. Haha. 

Paulo memang tak membutuhkan tokoh lain dalam buku ini. Ia tak perlu mengkhayalkan jutaan nama untuk diangkat dan dijadikan tokoh sentral dalam ciptaannya. Paulo sendiri lah yang menjadi tokoh utama dalam Aleph. Sesuatu yang mungkin tak dilakukannya pada bukunya yang lain (ataukah ada? mungkin saya yang belum menemukannya). Aleph sendiri lebih pada cerita perjalanan panjang Paulo dalam pencarian jawaban akan masa lalu yang menghantuinya hingga ke masa kini bahkan mungkin saja mengancam masa depannya. Seperti perjalanan batin yang mengangkat topik reinkarnasi, persinggahan ke masa lalu dan penuntasannya yang penuh polemik. Perjalanan yang ia lakukan selama hampir 2 minggu lamanya dengan menggunakan jalur kereta api Trans-Siberia sejauh 9.288 kilometer, yang menghubungkan ratusan kota besar dan kecil, melintasi 76 persen Rusia dan melewati tujuh zona waktu berbeda. Its so amazing, right?

Keberadaan Tuhan pun tak dilewatkan Paulo dalam setiap cerita yang ia kisahkan. Walaupun saya seorang muslimah, saya merasa tak terganggu sama sekali dengan titik nilai ibadah kekristenan yang ia jabarkan. Sungguh saya belajar banyak darinya. Membuat saya secara pribadi semakin mencintai Allah SWT, Sang Pemilik Semesta.

Oiya, yang tak kalah pentingnya..kebiasaan saya yang suka sekali menandai kalimat-kalimat ampuh di setiap buku yang saya baca, membuat saya memiliki banyak kalimat yang kemudian saya rangkum dan ingin saya bagikan. Karena saya pikir tak akan ada hebatnya bila seluruh cerita Aleph saya tuntaskan disini. Jika masih penasaran, ayo cari bukunya. Hehe. Ini dia petikan-petikan kata yang cukup membuat saya tergugah dan yaaa setidaknya menjadi alasan mengapa saya bisa jatuh cinta berkali-kali pada karyanya Paulo Coelho.

 
Bukan apa yang kaulakukan di masa lalu yang akan mempengaruhi masa sekarang. Apa yang kaulakukan sekaranglah yang akan menebus masa lalu dan mengubah masa depan [page 21 of 312]

Tidak ada kehidupan yang lengkap tanpa sentuhan kegilaan [page 44 of 312]

Satu-satunya hal yang kita capai dengan membalas dendam adalah membuat diri kita sama dengan musuh-musuh kita, sementara dengan memaafkan, kita menunjukkan kebijaksanaan dan kecerdasan [page 83 of 312]

Ini yang Paulo sampaikan tentang bagaimana ia menggambarkan cintanya pada sang istri: “kami bagai dua awan dan sekarang kami satu. Kami tadinya dua kubus es batu yang kemudian meleleh karena matahari dan menjadi aliran air yang sama” [page 104 of 312] so sweettt..

Mereka bisa saja hanya bertemu sekali dan mengucapkan selamat tinggal selamanya hanya karena mereka tidak melewati titik nyata yang memicu terjadinya ledakan sesuatu yang membuat mereka bertemu di dunia ini. Jadi mereka berpisah tanpa pernah memahami kenapa mereka bertemu [page 119 of 312]

Cinta adalah satu-satunya hal yang akan menyelamatkan kita, terlepas dari kesalahan apa pun yang akan kita buat. Cinta selalu lebih kuat [page 129 of 312]

Siapa pun yang mengenal Tuhan tidak dapat menggambarkan-Nya. Siapa pun yang dapat menggambarkan Tuhan tidak mengenal-Nya [page 134 of 312]

Kita menderita pada masa lalu, mencintai pada masa lalu, menangis dan tertawa pada masa lalu, namun itu tidak berguna pada masa kini [page 138 of 312]

Butuh usaha keras untuk membebaskan dirimu dari kenangan, namun begitu kau berhasil, kau mulai menyadari bahwa kau mampu mencapai lebih dari yang bisa kau bayangkan [page 140 of 312]

Hanya seseorang yang mampu berkata ‘aku cinta padamu’ yang sanggup berkata ‘aku memaafkanmu’ [page 238 of 312]

Cinta tanpa nama dan tanpa penjelasan, seperti sungai yang tidak bisa menjelaskan kenapa ia mengikuti alur tertentu dan hanya terus mengalir. Cinta yang tidak meminta dan memberikan apa-apa; sungai yang hanya hadir, apa adanya [page 248 of 312]. (red- dan entah karena apa, ketika membaca kalimat ini, yang hadir pertama dalam ingatan saya adalah lantunan ini: “aku mencintaimu dengan sederhana, seperti kayu pada api yang menjadikannya abu. Aku mencintaimu dengan sederhana seperti awan pada angin yang menjadikannya tiada”)

Mungkinkah menjauhi jalan yang telah digariskan Tuhan? Mungkin saja, tapi itu selalu salah. Mungkinkah menghindari rasa sakit? Mungkin saja, tapi kau tidak akan pernah belajar apa-apa. Mungkinkah mengenal sesuatu tanpa pernah mengalaminya? Mungkin saja, namun hal itu tidak akan pernah menjadi bagian darimu [page 276 of 312]

Kadang kau harus berkelana sampai jauh untuk menemukan apa yang sesungguhnya berada didekatmu [page 292 of 312]

Puncaknya adaah sebuah lantunan doa yang dibacakan oleh Hilal (perempuan dua puluh satu tahun yang menjadi cintanya Paulo dikehidupan sebelumnya, perempuan yang dipertemukan Tuhan kembali dengannya karena takdir, menjemput bagian akhir dari cerita masa lalu yang mereka rengkuh melalui Aleph. Doa ini terlihat seperti sebuah puisi yang menyihir saya ketika membacanya. Pilihan kata sederhana dengan makna tersirat yang mengangkasa. Doa (red-bagi saya tetap terlihat seperti puisi) ini ada di halaman 184. Begini bunyinya:

“Aku memaafkan air mata yang harus kutumpahkan,
aku memaafkan rasa sakit dan semua kekecewaan,
aku memaafkan semua pengkhianatan serta kebohongan,
aku memaafkan semua fitnah dan tipu-muslihat,
aku memaafkan kebencian serta penganiayaan,
aku memaafkan pukulan-pukulan yang melukaiku,
aku memaafkan impian-impian yang rusak,
aku memaafkan harapan-harapan yang mati sebelum waktunya,
aku memaafkan permusuhan serta kecemburuan,
aku memaafkan ketidakpedulian dan niat jahat,
aku memaafkan ketidakadilan yang dijalankan atas nama keadilan,
aku memaafkan kemarahan serta kekejaman,
aku memaafkan kelalaian dan sikap menghina,
aku memaafkan dunia dan semua kejahatannya.
Aku memiliki kemampuan mencintai, terlepas dari apakah aku balas dicintai,
kemampuan memberi, bahkan saat aku tidak punya apa-apa,
kemampuan bekerja dengan bahagia, bahkan ditengah kesulitan-kesulitan,
kemampuan mengulurkan tangan, bahkan saat aku benar-benar sendirian dan diabaikan,
kemampuan untuk mengusap air mata, bahkan saat aku menangis,
kemampuan percaya, bahkan saat tidak seorang pun percaya padaku.

So, dari sekian banyak petikan kalimat yang saya sajikan, mana yang kamu suka? Keren kan teman? You must read this book. Recommended..!!!

Rabu, September 4

2013

Diposting oleh Orestilla di 09.30.00 0 komentar

Hepi new year my blogy’s friends..
Baru jalan 2 hari di awal tahun ini, tahun yang semoga saja mampu menghadirkan banyak letup kebahagiaan nantinya. Amiin. Tahun dimana remah-ramah kesuksesan akan kita kumpulkan bersama. Amiin. Tahun yang yaaaa.. semoga saja jodohku nemuin jalannya dan mampir dalam kehidupanku tahun ini. Amiiin lagi. Hahaha.
Tahun lalu, ada banyak pelajaran berharga yang ga akan pernah terlupa. Ajaran akan hidup dan apa itu dewasa yang sesungguhnya. Yang baeknya jadikan kawan melangkah ke putaran dunia berikutnya. Yang jelek, tentunya dibuang jauh-jauh dan jangan pernah sentuh lagi untuk kali yang kedua.
Bicara 2013, bicara tahun baru, bicara harapan-harapan baru. Catet semua cita yang akan kita rengkuh tahun ini. Banyak tak apa. Tiada malah akan membuat kita layaknya manusia tak punya asa. Hmmm..semoga doaku, doamu dan doa kita semua dijamah Allah SWT. Amiin Rabb.
Ini dia milikku, milikmu mana?
REVIEW 2012 :
Awalnya hati dan pikiranku berkata bahwa tahun 2012 akan menjadi tahun terburuk yang pernah ada. Inget kan? awal tahun yang sempat memporakporandakan hidup dan mematahkan ribuan harapan. Namun faktanya jauh berbeda. Keterpurukan, kekecewaan dan kesedihan mendalam malah mampu menjadi sebuah motivator terkuat yang melontarkanku keketinggian yang bahkan tak pernah melintas sebelumnya dalam logika. Jadi siapa yang bisa menafsirkan jalan hidupmu selain Tuhan? Tak ada, tidak juga dirimu sendiri. Tanganku mulai lihai diatas kertas. Bukan untuk melukis hidup tapi mencoba mengembangkan hobi yang dulu tersimpan saja di lorong gelap sisi bahagiaku. Hasilnya, ada beberapa permintaan desain pakaian dalam skala besar yang saat itu membuatku tertawa sendiri. Siapa aku? Desainer? Tidak. Haha. Aku sangat menikmatinya. Tangan ini  jualah yang akhirnya berhasil membuat karya kecilku tentang Longdistance Relationship diterbitkan dalam sebuah buku bersama 29 penulis ecek-ecek lainnya. Dari sanalah aku meramu jutaan pandangan dan rasa yang berbeda dari banyak orang. Ujung-ujungnya, setelah belajar banyak dari kisah-kisah itu, apapun ending kisah yang ku punya, aku bahagia. Tahun 2012 menjadi titik tolak penting dalam hidupku. Di tahun ini pula aku mulai mencoba peruntunganku di bidang bisnis. Kecil-kecilan tentunya. Namun alhamdulillah bisa membantuku melanjutkan pendidikan lagi.  Jadi akan sangat menyedihkan bukan bila aku tak mensyukuri limpahan rezeki dan kebahagiaan yang dihadiahkan Tuhan untukku.
RESOLUSI 2013
Semangat dan harapan tak harus dilontarkan ketika tahun berganti. Namun ketika hari baru menyongsong, merugilah orang yang tak punya impian untuk menjadi lebih baik lagi. Hmm..mari kita liat daftar keinginan apa yang harus diperjuangkan di tahun ini :
Tesis harus udah beres setidaknya Februari 2013.
Kerjaan kantor beres tiap bulannya. Ga ada lagi istilah mengundur-undur waktu.
Ga boros-boros lagi (diusahain).
Jualannya lebih banyak lagi dari tahun lalu. Haha. Mari dibeli pak, dibeli buk. Haha.
Pengen les bahasa inggris lagi. Nah lo..?? Boleh kan ya? Hehe.
Kalo bisa target 111213 yang kemaren diomongin sama papa terkabul. Amiiin. Apaan coba?? Hahahahaha.
Satu lagi. Tahun ini harus bisa masak. Uuupss :D
Dan yang pastinya apa yang udah baek di tahun lalu jangan diilangin lagi. Baeknya ditambah, jeleknya buang kelaut. Sipp.

Selasa, September 3

Diary Napsu

Diposting oleh Orestilla di 11.08.00 0 komentar


Eits..jangan mikir ngeres dulu kalo baru baca title-nya doang.
Tapi ini seriusan lo. Napsu mengasingkan diri seorang diri ke tempat terpencil lagi tinggi-tingginya sekarang. Dibilang lagi stress, nggak sih. Depresi apalagi (dan jangan tuduh saya lagi gila ya kawan). Begitu pun dengan tekanan pekerjaan, nggak ada sama sekali (ini ada sedikit bohong tapi ya sudahlah, saya lagi nggak pengen curcol disini. Cukup disimpen dalam hati aja kali ya ciiinn).
Oke. Kembali ke laaaptop..!!!
Beberapa hari terakhir saya selalu berharap atau lebih tepat dikatakan “bermimpi” saat bangun tidur dan membuka jendela, angin segar berhembus dan view yang ada di depan mata saya saat itu adalah pepohonan yang tinggi menjulang ditingkahi canda burung disana-sini. Ah..betapa nikmatnya hidup. Sesaat saya tertegun di depan jendela. Akan lebih afdol bila jendela tersebut dilengkapi dengan sebuah kursi sofa empuk berwarna putih (mengapa harus putih? iya. putih lebih cocok untuk suasana hati saya saat ini yang sedaaanng..cut..cut..cut) yang menempel didaunnya. Saya nikmati keagungan Allah tersebut dengan muka berseri walau belum mandi pagi. 


Setelah puas menikmati udara pagi, saya beranjak menuju dapur mini yang di atas meja kecilnya saya temukan secangkir hot chocolate. Disampingnya ada sepiring roti bakar cokelat. Cokelat. Slrruuppp. Betapa hanya dengan menuliskannya saja, napsu makan saya naik ribuan kali lipat. Saya melangkah lagi menuju sofa-empuk-putih-didaun-jendela tadi. Dalam perjalan menuju kesana, tangan saya menyambar sebuah buku, the Alchemist-nya Paulo Coelho (karena ini sedang mimpi, jadi buku impian saya pun harus mampir ke laman ini).
Hidup terasa sempurna saat itu. Latar belakang suara merdunya Evenescence dengan My Immortalnya ikut menemani pagi sempurna saya di daerah terpencil dengan sofa-empuk-pink-didaun-jendela.
Andai semua tak hanya mimpi basi. Sekian.
[Kantor Lurah PPA Kota Solok. 11:00am. Ditengah lusinan berkas yang baru saja selesai dibereskan].

Senin, September 2

Hijabers Community Padang (HCP) Part 1

Diposting oleh Orestilla di 09.25.00 2 komentar


 Assalamualaikum..

Mengapa part 1? Karena ini pertama kalinya saya mengulas tentang hijabers community padang di blogy pribadi saya. Dan mengapa baru sekarang? Karena saya pengen semua muslimah khususnya yang ada di Sumatera Barat bisa join bareng HCP di kemudian hari. Mengapa harus gabung? (halah..tanya mengapa lagi..mengapa lagi..hahaha). Iya karena apa ya? Karena asyik aja. Nggak banyak loh komunitas hijab di Padang. Ya kalaupun ada, mungkin membernya nggak sebanyak yang di HCP. Pertama itu. Yang kedua, kegiatan-kegiatannya insyaallah bermanfaat deh buat ukhti semua. Mulai dari pengajiannya, make up classnya, hijab tutorialnya dan ajang silaturahminya.

Jadi ceritanya, tanggal 31 Agustus kemaren tepatnya Sabtu siang jam2, HCP bikin acara seru dengan tema Goes to Bukittinggi. Ini memang agenda perdana luar daerahnya HCP. Saya yang tau dari jauh-jauh hari semangat banget pengen ikutan. Awalnya sih agak sedih gitu karena nggak ada temen yang bisa diajak berangkat bareng dari rumah. Lumayan lah kan kalo perjalanan 2 jam dari kota saya sekarang akan dihabiskan sendiri, paling banter cuma musik yang selalu melantun dari headphone pinjaman dari indi. Hahaha. Dan tetiba saya inget sama sepupu cantik saya, Eca. Eca pasti seneng banget kalo diajak gabung sama anak-anak HCP. Dan tadaaaaaa..kejutaaaaann..eca nya mau pemirsah. Hihihi. Saya seneng banget karena akhirnya nggak harus jalan sendiri ke Bukittinggi.

Kami bedua berangkat jam11 dari Kota Solok. Kebetulan Rocky Hotel kan deketan tuh ama Jam Gadang. Jadilah planning kami hari itu foto-foto kece dulu disana sebelum ke Rocky Hotel. Tapi manusia emang cuma bisa bikin rencana, keputusan final tetep di tangan Allah. Macet bikin rencana-rencana kami gatot. Alhasil bukannya foto-foto, yang ada malah lari-larian karena telat. Hahaha. Etapi jangan pikir kami dilarang masuk room, karena fakta berkata lain. Walaupun telat beberapa menit, kami masih jadi 5 orang pertama yang datang. Owalaaahhh. Hihihi. Saya sama eca cuma senyum-senyum acem. Senyum macam apa itu? Entahlah. Ngarang aja mah ini. Hahaha.

Masih kosong. Syalala syubidubida..kirain kita udah telat banget lo.
  
Hari itu Saya juga janjian sama Kak Kiki dan Kak Ira. Kebetulan dua ibu muda nan cantik jelita ini domisili di Bukittinggi. Si kakak2 datang beberapa menit kemudian. Jadilah kami berempat ngambil shaf terdepan. Biar bisa ngikuti acara dari awal ampe akhir tanpa perlu manjang-manjangin leher kayak jerapah kalo seandainya ada beberapa scene yang nggak terjamah dari arah belakang.
Acara dibuka dengan suara indahnya Anya. Anaknya cantik pasti ya. Dan suaranya itu lo. Nggak kalah cantik sama parasnya. Anya melantunkan lagu ayat-ayat cinta dan subhanallah..suaranya bikin jatuh cinta pada pendengaran pertama. 

Setelah Anya nyanyi, acara pengajian pun dimulai. Yang ngasih wejangan adalah ummi Hayati, SS, MA. Beliau itu dosen STAI (ini kalo nggak salah denger ya kemaren. Kalonya salah, maafin saya). Ummi membagikan ilmunya tentang silaturahmi. Dan ini beberapa poin yang berhasil saya rangkum. Jadi buat ukhti-ukhti yang belom sempat gabung, tetep bisa dapat ilmunya dong ya. Lets check it out ukhti.
Pertama. Silaturahmi itu penting karena dengan adanya silaturahmi, setiap orang akan belajar dan berusaha untuk menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain. Kedua sikap tadi akan mati-matian diperjuangkan karena individu yang bersangkutan berkeinginan untuk mempererat silaturahmi yang telah dirajutnya bersama saudara muslim yang lain.

Ummi Hayati lagi bagiin ilmunya.

Ini diambil pas lagi coffe break.

Kedua. Silaturahmi punya fungsi ekonomi dan kesehatan. Bisa dibayangkan ketika kita memiliki banyak relasi, bisnis dan usaha apapun yang sedang kita jalankan akan terpromosikan dengan sendirinya hanya dengan banyaknya ikatan persaudaran yang bisa kita jalin dengan orang lain. Sedang dari segi kesehatan, silaturahmi yang menuntut ke-legowo-an kita untuk selalu sabar, menahan amarah dan memaafkan orang lain, akan ikut mempengaruhi pikiran dan hati sehingga mendatangkan ketenangan. Ketenangan tersebut lah yang nantinya akan membuat kita tetap sehat. Karena seperti yang kita tau, orang yang sedang marah akan membuat adrenalinnya terpacu lebih cepat, pun begitu halnya dengan detak jantung orang tersebut. Nggak sedikit yang sakit kepala, sakit ini dan itu ketika tidak mampu mengendalikan amarahnya. 

Dua poin tadi adalah poin utama yang bisa saya rangkum dan saya sampaikan. Maaf jika penyampaiannya kurang afdol. Maklum lah ya. Saya masih kuraaaaaanng sekali ilmunya bila dibandingkan dengan ummi Hayati dan ustadzah-ustadzah lain.

Di acara HCP goes to Bukittinggi, juga ada make up dan hijab tutorial. Ada beberapa ukhti yang dijadikan model, salah satunya eca. Dia seneng banget pasti.

Make up tutorial dari mbak-mbak Wardah. Modelnya cantik. Cam anak arab gitu. Hihi.

Eca sumringah banget pas didandani.

Tutorial kedua. Uni-uni pada semangat bikin rekaman.

Lagi.

Next.

Ini Ika. Wakil ketua Hijabers Community Padang. Cantik ya?


Alhamdulillah..di pengajian HCP hari itu, saya nemu banyak temen baru. Dan semoga kedepannya akan semakin bertambah. Aamiin.

Ki-ka: saya, kak ira, kak kiki, kak reno

Keep stylish and shar'i

Onya. Pemilik suara indah.


Akhirnya bisa ketemu ika. Kita udah silaturahmi duluan via bbm. Hehe.

Mudahan di event HCP berikutnya, eca masih bisa ikut yaaaa...

Ini dia dua emak rempong yang bela-belain ke HCP, nitipin baby2 mereka ke TPA. Hahaha. See you soon kakaaaaakkk..

She's name is Nia. Nia aktif banget ngemsi. Acaranya dibikin hidup dan asyik.



Ini Kak Beti. Kerjaan utamanya Pelayan Rumah Tangga. Dan sidejobnya Pelayan Masyarakat. Haha. Great statement kak. Aku suka dari pertama kali denger.


Bye-bye ukhties. Sampai ketemu di event HCP berikutnya. Assalamualaikum :)

Senin, September 9

Aleph - Paulo Coelho

Diposting oleh Orestilla di 08.06.00 4 komentar


Oke. Buku pertama yang akan kita bahas adalah Aleph, tarikan pena sang legenda Paulo Coelho. Ada beberapa alasan mengapa saya menjadikan buku ini buku perdana yang akan saya angkat di laman istimewa ini, padahal sudah ada beberapa buku Paulo Coelho yang saya lahap sebelumnya. Ya. Sekali lagi saya jatuh cinta pada kata pertama yang ia gunakan. Masih ingat bagaimana jatuhnya cinta saya pada tarian tangan Hamka? Kali ini Paulo melakukan hal yang sama. Haha. Dan kedepannya, tak ada yang tahu, siapa saja yang akan membius saya dengan cinta seperti ini lagi. Kita tunggu saja.

Aleph. Membaca kata ini sedari awal sudah meninggalkan tanda tanya besar. Apa itu aleph? Bukan hal biasa yang sering melintas di pendengaran kita bukan? Baiklah. Mengutip halaman 93 dari buku ini, aleph sendiri berarti titik dimana segala sesuatu berada di tempat serta waktu yang sama. Sedangkan di halaman 125, dalam istilah tekhnis Aleph berarti “bilangan yang mengandung semua bilangan”. Masih bingung? Sama. Saya juga merasakan hal serupa bahkan sampai tangan saya membolak balik halaman dengan 3 digit angka, saya masih belum menemukan kecocokan jiwa dengan hamparan narasi yang ada tepat di depan mata. Bahkan kalau boleh jujur, saya sempat meninggalkannya untuk kemudian berpaling pada novel lain yang tak berstruktur serumit hantaran Paulo. Namun pada akhirnya, cinta pada pandangan pertama memang terlalu sulit untuk dilupakan. Dan jadilah saya mengakhirinya dengan senyum penuh kemenangan setelah berkutat hampir 8 jam hanya untuk 312 halaman. Haha. 

Paulo memang tak membutuhkan tokoh lain dalam buku ini. Ia tak perlu mengkhayalkan jutaan nama untuk diangkat dan dijadikan tokoh sentral dalam ciptaannya. Paulo sendiri lah yang menjadi tokoh utama dalam Aleph. Sesuatu yang mungkin tak dilakukannya pada bukunya yang lain (ataukah ada? mungkin saya yang belum menemukannya). Aleph sendiri lebih pada cerita perjalanan panjang Paulo dalam pencarian jawaban akan masa lalu yang menghantuinya hingga ke masa kini bahkan mungkin saja mengancam masa depannya. Seperti perjalanan batin yang mengangkat topik reinkarnasi, persinggahan ke masa lalu dan penuntasannya yang penuh polemik. Perjalanan yang ia lakukan selama hampir 2 minggu lamanya dengan menggunakan jalur kereta api Trans-Siberia sejauh 9.288 kilometer, yang menghubungkan ratusan kota besar dan kecil, melintasi 76 persen Rusia dan melewati tujuh zona waktu berbeda. Its so amazing, right?

Keberadaan Tuhan pun tak dilewatkan Paulo dalam setiap cerita yang ia kisahkan. Walaupun saya seorang muslimah, saya merasa tak terganggu sama sekali dengan titik nilai ibadah kekristenan yang ia jabarkan. Sungguh saya belajar banyak darinya. Membuat saya secara pribadi semakin mencintai Allah SWT, Sang Pemilik Semesta.

Oiya, yang tak kalah pentingnya..kebiasaan saya yang suka sekali menandai kalimat-kalimat ampuh di setiap buku yang saya baca, membuat saya memiliki banyak kalimat yang kemudian saya rangkum dan ingin saya bagikan. Karena saya pikir tak akan ada hebatnya bila seluruh cerita Aleph saya tuntaskan disini. Jika masih penasaran, ayo cari bukunya. Hehe. Ini dia petikan-petikan kata yang cukup membuat saya tergugah dan yaaa setidaknya menjadi alasan mengapa saya bisa jatuh cinta berkali-kali pada karyanya Paulo Coelho.

 
Bukan apa yang kaulakukan di masa lalu yang akan mempengaruhi masa sekarang. Apa yang kaulakukan sekaranglah yang akan menebus masa lalu dan mengubah masa depan [page 21 of 312]

Tidak ada kehidupan yang lengkap tanpa sentuhan kegilaan [page 44 of 312]

Satu-satunya hal yang kita capai dengan membalas dendam adalah membuat diri kita sama dengan musuh-musuh kita, sementara dengan memaafkan, kita menunjukkan kebijaksanaan dan kecerdasan [page 83 of 312]

Ini yang Paulo sampaikan tentang bagaimana ia menggambarkan cintanya pada sang istri: “kami bagai dua awan dan sekarang kami satu. Kami tadinya dua kubus es batu yang kemudian meleleh karena matahari dan menjadi aliran air yang sama” [page 104 of 312] so sweettt..

Mereka bisa saja hanya bertemu sekali dan mengucapkan selamat tinggal selamanya hanya karena mereka tidak melewati titik nyata yang memicu terjadinya ledakan sesuatu yang membuat mereka bertemu di dunia ini. Jadi mereka berpisah tanpa pernah memahami kenapa mereka bertemu [page 119 of 312]

Cinta adalah satu-satunya hal yang akan menyelamatkan kita, terlepas dari kesalahan apa pun yang akan kita buat. Cinta selalu lebih kuat [page 129 of 312]

Siapa pun yang mengenal Tuhan tidak dapat menggambarkan-Nya. Siapa pun yang dapat menggambarkan Tuhan tidak mengenal-Nya [page 134 of 312]

Kita menderita pada masa lalu, mencintai pada masa lalu, menangis dan tertawa pada masa lalu, namun itu tidak berguna pada masa kini [page 138 of 312]

Butuh usaha keras untuk membebaskan dirimu dari kenangan, namun begitu kau berhasil, kau mulai menyadari bahwa kau mampu mencapai lebih dari yang bisa kau bayangkan [page 140 of 312]

Hanya seseorang yang mampu berkata ‘aku cinta padamu’ yang sanggup berkata ‘aku memaafkanmu’ [page 238 of 312]

Cinta tanpa nama dan tanpa penjelasan, seperti sungai yang tidak bisa menjelaskan kenapa ia mengikuti alur tertentu dan hanya terus mengalir. Cinta yang tidak meminta dan memberikan apa-apa; sungai yang hanya hadir, apa adanya [page 248 of 312]. (red- dan entah karena apa, ketika membaca kalimat ini, yang hadir pertama dalam ingatan saya adalah lantunan ini: “aku mencintaimu dengan sederhana, seperti kayu pada api yang menjadikannya abu. Aku mencintaimu dengan sederhana seperti awan pada angin yang menjadikannya tiada”)

Mungkinkah menjauhi jalan yang telah digariskan Tuhan? Mungkin saja, tapi itu selalu salah. Mungkinkah menghindari rasa sakit? Mungkin saja, tapi kau tidak akan pernah belajar apa-apa. Mungkinkah mengenal sesuatu tanpa pernah mengalaminya? Mungkin saja, namun hal itu tidak akan pernah menjadi bagian darimu [page 276 of 312]

Kadang kau harus berkelana sampai jauh untuk menemukan apa yang sesungguhnya berada didekatmu [page 292 of 312]

Puncaknya adaah sebuah lantunan doa yang dibacakan oleh Hilal (perempuan dua puluh satu tahun yang menjadi cintanya Paulo dikehidupan sebelumnya, perempuan yang dipertemukan Tuhan kembali dengannya karena takdir, menjemput bagian akhir dari cerita masa lalu yang mereka rengkuh melalui Aleph. Doa ini terlihat seperti sebuah puisi yang menyihir saya ketika membacanya. Pilihan kata sederhana dengan makna tersirat yang mengangkasa. Doa (red-bagi saya tetap terlihat seperti puisi) ini ada di halaman 184. Begini bunyinya:

“Aku memaafkan air mata yang harus kutumpahkan,
aku memaafkan rasa sakit dan semua kekecewaan,
aku memaafkan semua pengkhianatan serta kebohongan,
aku memaafkan semua fitnah dan tipu-muslihat,
aku memaafkan kebencian serta penganiayaan,
aku memaafkan pukulan-pukulan yang melukaiku,
aku memaafkan impian-impian yang rusak,
aku memaafkan harapan-harapan yang mati sebelum waktunya,
aku memaafkan permusuhan serta kecemburuan,
aku memaafkan ketidakpedulian dan niat jahat,
aku memaafkan ketidakadilan yang dijalankan atas nama keadilan,
aku memaafkan kemarahan serta kekejaman,
aku memaafkan kelalaian dan sikap menghina,
aku memaafkan dunia dan semua kejahatannya.
Aku memiliki kemampuan mencintai, terlepas dari apakah aku balas dicintai,
kemampuan memberi, bahkan saat aku tidak punya apa-apa,
kemampuan bekerja dengan bahagia, bahkan ditengah kesulitan-kesulitan,
kemampuan mengulurkan tangan, bahkan saat aku benar-benar sendirian dan diabaikan,
kemampuan untuk mengusap air mata, bahkan saat aku menangis,
kemampuan percaya, bahkan saat tidak seorang pun percaya padaku.

So, dari sekian banyak petikan kalimat yang saya sajikan, mana yang kamu suka? Keren kan teman? You must read this book. Recommended..!!!

Rabu, September 4

2013

Diposting oleh Orestilla di 09.30.00 0 komentar

Hepi new year my blogy’s friends..
Baru jalan 2 hari di awal tahun ini, tahun yang semoga saja mampu menghadirkan banyak letup kebahagiaan nantinya. Amiin. Tahun dimana remah-ramah kesuksesan akan kita kumpulkan bersama. Amiin. Tahun yang yaaaa.. semoga saja jodohku nemuin jalannya dan mampir dalam kehidupanku tahun ini. Amiiin lagi. Hahaha.
Tahun lalu, ada banyak pelajaran berharga yang ga akan pernah terlupa. Ajaran akan hidup dan apa itu dewasa yang sesungguhnya. Yang baeknya jadikan kawan melangkah ke putaran dunia berikutnya. Yang jelek, tentunya dibuang jauh-jauh dan jangan pernah sentuh lagi untuk kali yang kedua.
Bicara 2013, bicara tahun baru, bicara harapan-harapan baru. Catet semua cita yang akan kita rengkuh tahun ini. Banyak tak apa. Tiada malah akan membuat kita layaknya manusia tak punya asa. Hmmm..semoga doaku, doamu dan doa kita semua dijamah Allah SWT. Amiin Rabb.
Ini dia milikku, milikmu mana?
REVIEW 2012 :
Awalnya hati dan pikiranku berkata bahwa tahun 2012 akan menjadi tahun terburuk yang pernah ada. Inget kan? awal tahun yang sempat memporakporandakan hidup dan mematahkan ribuan harapan. Namun faktanya jauh berbeda. Keterpurukan, kekecewaan dan kesedihan mendalam malah mampu menjadi sebuah motivator terkuat yang melontarkanku keketinggian yang bahkan tak pernah melintas sebelumnya dalam logika. Jadi siapa yang bisa menafsirkan jalan hidupmu selain Tuhan? Tak ada, tidak juga dirimu sendiri. Tanganku mulai lihai diatas kertas. Bukan untuk melukis hidup tapi mencoba mengembangkan hobi yang dulu tersimpan saja di lorong gelap sisi bahagiaku. Hasilnya, ada beberapa permintaan desain pakaian dalam skala besar yang saat itu membuatku tertawa sendiri. Siapa aku? Desainer? Tidak. Haha. Aku sangat menikmatinya. Tangan ini  jualah yang akhirnya berhasil membuat karya kecilku tentang Longdistance Relationship diterbitkan dalam sebuah buku bersama 29 penulis ecek-ecek lainnya. Dari sanalah aku meramu jutaan pandangan dan rasa yang berbeda dari banyak orang. Ujung-ujungnya, setelah belajar banyak dari kisah-kisah itu, apapun ending kisah yang ku punya, aku bahagia. Tahun 2012 menjadi titik tolak penting dalam hidupku. Di tahun ini pula aku mulai mencoba peruntunganku di bidang bisnis. Kecil-kecilan tentunya. Namun alhamdulillah bisa membantuku melanjutkan pendidikan lagi.  Jadi akan sangat menyedihkan bukan bila aku tak mensyukuri limpahan rezeki dan kebahagiaan yang dihadiahkan Tuhan untukku.
RESOLUSI 2013
Semangat dan harapan tak harus dilontarkan ketika tahun berganti. Namun ketika hari baru menyongsong, merugilah orang yang tak punya impian untuk menjadi lebih baik lagi. Hmm..mari kita liat daftar keinginan apa yang harus diperjuangkan di tahun ini :
Tesis harus udah beres setidaknya Februari 2013.
Kerjaan kantor beres tiap bulannya. Ga ada lagi istilah mengundur-undur waktu.
Ga boros-boros lagi (diusahain).
Jualannya lebih banyak lagi dari tahun lalu. Haha. Mari dibeli pak, dibeli buk. Haha.
Pengen les bahasa inggris lagi. Nah lo..?? Boleh kan ya? Hehe.
Kalo bisa target 111213 yang kemaren diomongin sama papa terkabul. Amiiin. Apaan coba?? Hahahahaha.
Satu lagi. Tahun ini harus bisa masak. Uuupss :D
Dan yang pastinya apa yang udah baek di tahun lalu jangan diilangin lagi. Baeknya ditambah, jeleknya buang kelaut. Sipp.

Selasa, September 3

Diary Napsu

Diposting oleh Orestilla di 11.08.00 0 komentar


Eits..jangan mikir ngeres dulu kalo baru baca title-nya doang.
Tapi ini seriusan lo. Napsu mengasingkan diri seorang diri ke tempat terpencil lagi tinggi-tingginya sekarang. Dibilang lagi stress, nggak sih. Depresi apalagi (dan jangan tuduh saya lagi gila ya kawan). Begitu pun dengan tekanan pekerjaan, nggak ada sama sekali (ini ada sedikit bohong tapi ya sudahlah, saya lagi nggak pengen curcol disini. Cukup disimpen dalam hati aja kali ya ciiinn).
Oke. Kembali ke laaaptop..!!!
Beberapa hari terakhir saya selalu berharap atau lebih tepat dikatakan “bermimpi” saat bangun tidur dan membuka jendela, angin segar berhembus dan view yang ada di depan mata saya saat itu adalah pepohonan yang tinggi menjulang ditingkahi canda burung disana-sini. Ah..betapa nikmatnya hidup. Sesaat saya tertegun di depan jendela. Akan lebih afdol bila jendela tersebut dilengkapi dengan sebuah kursi sofa empuk berwarna putih (mengapa harus putih? iya. putih lebih cocok untuk suasana hati saya saat ini yang sedaaanng..cut..cut..cut) yang menempel didaunnya. Saya nikmati keagungan Allah tersebut dengan muka berseri walau belum mandi pagi. 


Setelah puas menikmati udara pagi, saya beranjak menuju dapur mini yang di atas meja kecilnya saya temukan secangkir hot chocolate. Disampingnya ada sepiring roti bakar cokelat. Cokelat. Slrruuppp. Betapa hanya dengan menuliskannya saja, napsu makan saya naik ribuan kali lipat. Saya melangkah lagi menuju sofa-empuk-putih-didaun-jendela tadi. Dalam perjalan menuju kesana, tangan saya menyambar sebuah buku, the Alchemist-nya Paulo Coelho (karena ini sedang mimpi, jadi buku impian saya pun harus mampir ke laman ini).
Hidup terasa sempurna saat itu. Latar belakang suara merdunya Evenescence dengan My Immortalnya ikut menemani pagi sempurna saya di daerah terpencil dengan sofa-empuk-pink-didaun-jendela.
Andai semua tak hanya mimpi basi. Sekian.
[Kantor Lurah PPA Kota Solok. 11:00am. Ditengah lusinan berkas yang baru saja selesai dibereskan].

Senin, September 2

Hijabers Community Padang (HCP) Part 1

Diposting oleh Orestilla di 09.25.00 2 komentar


 Assalamualaikum..

Mengapa part 1? Karena ini pertama kalinya saya mengulas tentang hijabers community padang di blogy pribadi saya. Dan mengapa baru sekarang? Karena saya pengen semua muslimah khususnya yang ada di Sumatera Barat bisa join bareng HCP di kemudian hari. Mengapa harus gabung? (halah..tanya mengapa lagi..mengapa lagi..hahaha). Iya karena apa ya? Karena asyik aja. Nggak banyak loh komunitas hijab di Padang. Ya kalaupun ada, mungkin membernya nggak sebanyak yang di HCP. Pertama itu. Yang kedua, kegiatan-kegiatannya insyaallah bermanfaat deh buat ukhti semua. Mulai dari pengajiannya, make up classnya, hijab tutorialnya dan ajang silaturahminya.

Jadi ceritanya, tanggal 31 Agustus kemaren tepatnya Sabtu siang jam2, HCP bikin acara seru dengan tema Goes to Bukittinggi. Ini memang agenda perdana luar daerahnya HCP. Saya yang tau dari jauh-jauh hari semangat banget pengen ikutan. Awalnya sih agak sedih gitu karena nggak ada temen yang bisa diajak berangkat bareng dari rumah. Lumayan lah kan kalo perjalanan 2 jam dari kota saya sekarang akan dihabiskan sendiri, paling banter cuma musik yang selalu melantun dari headphone pinjaman dari indi. Hahaha. Dan tetiba saya inget sama sepupu cantik saya, Eca. Eca pasti seneng banget kalo diajak gabung sama anak-anak HCP. Dan tadaaaaaa..kejutaaaaann..eca nya mau pemirsah. Hihihi. Saya seneng banget karena akhirnya nggak harus jalan sendiri ke Bukittinggi.

Kami bedua berangkat jam11 dari Kota Solok. Kebetulan Rocky Hotel kan deketan tuh ama Jam Gadang. Jadilah planning kami hari itu foto-foto kece dulu disana sebelum ke Rocky Hotel. Tapi manusia emang cuma bisa bikin rencana, keputusan final tetep di tangan Allah. Macet bikin rencana-rencana kami gatot. Alhasil bukannya foto-foto, yang ada malah lari-larian karena telat. Hahaha. Etapi jangan pikir kami dilarang masuk room, karena fakta berkata lain. Walaupun telat beberapa menit, kami masih jadi 5 orang pertama yang datang. Owalaaahhh. Hihihi. Saya sama eca cuma senyum-senyum acem. Senyum macam apa itu? Entahlah. Ngarang aja mah ini. Hahaha.

Masih kosong. Syalala syubidubida..kirain kita udah telat banget lo.
  
Hari itu Saya juga janjian sama Kak Kiki dan Kak Ira. Kebetulan dua ibu muda nan cantik jelita ini domisili di Bukittinggi. Si kakak2 datang beberapa menit kemudian. Jadilah kami berempat ngambil shaf terdepan. Biar bisa ngikuti acara dari awal ampe akhir tanpa perlu manjang-manjangin leher kayak jerapah kalo seandainya ada beberapa scene yang nggak terjamah dari arah belakang.
Acara dibuka dengan suara indahnya Anya. Anaknya cantik pasti ya. Dan suaranya itu lo. Nggak kalah cantik sama parasnya. Anya melantunkan lagu ayat-ayat cinta dan subhanallah..suaranya bikin jatuh cinta pada pendengaran pertama. 

Setelah Anya nyanyi, acara pengajian pun dimulai. Yang ngasih wejangan adalah ummi Hayati, SS, MA. Beliau itu dosen STAI (ini kalo nggak salah denger ya kemaren. Kalonya salah, maafin saya). Ummi membagikan ilmunya tentang silaturahmi. Dan ini beberapa poin yang berhasil saya rangkum. Jadi buat ukhti-ukhti yang belom sempat gabung, tetep bisa dapat ilmunya dong ya. Lets check it out ukhti.
Pertama. Silaturahmi itu penting karena dengan adanya silaturahmi, setiap orang akan belajar dan berusaha untuk menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain. Kedua sikap tadi akan mati-matian diperjuangkan karena individu yang bersangkutan berkeinginan untuk mempererat silaturahmi yang telah dirajutnya bersama saudara muslim yang lain.

Ummi Hayati lagi bagiin ilmunya.

Ini diambil pas lagi coffe break.

Kedua. Silaturahmi punya fungsi ekonomi dan kesehatan. Bisa dibayangkan ketika kita memiliki banyak relasi, bisnis dan usaha apapun yang sedang kita jalankan akan terpromosikan dengan sendirinya hanya dengan banyaknya ikatan persaudaran yang bisa kita jalin dengan orang lain. Sedang dari segi kesehatan, silaturahmi yang menuntut ke-legowo-an kita untuk selalu sabar, menahan amarah dan memaafkan orang lain, akan ikut mempengaruhi pikiran dan hati sehingga mendatangkan ketenangan. Ketenangan tersebut lah yang nantinya akan membuat kita tetap sehat. Karena seperti yang kita tau, orang yang sedang marah akan membuat adrenalinnya terpacu lebih cepat, pun begitu halnya dengan detak jantung orang tersebut. Nggak sedikit yang sakit kepala, sakit ini dan itu ketika tidak mampu mengendalikan amarahnya. 

Dua poin tadi adalah poin utama yang bisa saya rangkum dan saya sampaikan. Maaf jika penyampaiannya kurang afdol. Maklum lah ya. Saya masih kuraaaaaanng sekali ilmunya bila dibandingkan dengan ummi Hayati dan ustadzah-ustadzah lain.

Di acara HCP goes to Bukittinggi, juga ada make up dan hijab tutorial. Ada beberapa ukhti yang dijadikan model, salah satunya eca. Dia seneng banget pasti.

Make up tutorial dari mbak-mbak Wardah. Modelnya cantik. Cam anak arab gitu. Hihi.

Eca sumringah banget pas didandani.

Tutorial kedua. Uni-uni pada semangat bikin rekaman.

Lagi.

Next.

Ini Ika. Wakil ketua Hijabers Community Padang. Cantik ya?


Alhamdulillah..di pengajian HCP hari itu, saya nemu banyak temen baru. Dan semoga kedepannya akan semakin bertambah. Aamiin.

Ki-ka: saya, kak ira, kak kiki, kak reno

Keep stylish and shar'i

Onya. Pemilik suara indah.


Akhirnya bisa ketemu ika. Kita udah silaturahmi duluan via bbm. Hehe.

Mudahan di event HCP berikutnya, eca masih bisa ikut yaaaa...

Ini dia dua emak rempong yang bela-belain ke HCP, nitipin baby2 mereka ke TPA. Hahaha. See you soon kakaaaaakkk..

She's name is Nia. Nia aktif banget ngemsi. Acaranya dibikin hidup dan asyik.



Ini Kak Beti. Kerjaan utamanya Pelayan Rumah Tangga. Dan sidejobnya Pelayan Masyarakat. Haha. Great statement kak. Aku suka dari pertama kali denger.


Bye-bye ukhties. Sampai ketemu di event HCP berikutnya. Assalamualaikum :)

 

ORESTILLA Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea